Telur, Kelinci, dan Paskah

Beberapa hari lagi umat Kristiani akan merayakan hari besarnya, yaitu Paskah. Pasti Parents sudah mulai melihat banyak sekali poster-poster di mall, di lingkungan rumah ataupun gereja yang mengajak Si Kecil untuk bergabung mengikuti kegiatan sehubungan dengan hari besar nanti. Biasanya poster-poster tersebut dibuat semenarik mungkin dengan warna cerah dan didalamnya terpampang telur warna-warni dan juga kelinci. Kira-kira kenapa ya Paskah itu identik dengan telur dan kelinci?

Paskah
Paskah sendiri sudah ada sebenarnya sejak zaman Perjanjian Lama yang diartikan sebagai pelepasan bangsa Israel dari perbudakan di Mesir. Namun di Perjanjian Baru, Paskah tersebut dirayakan sebagai kebangkitan Yesus Kristus.

Hari Paskah pada zaman dahulu kala selalu jatuh sekitar di hari perayaan Dewi Eostre, dewi yang dikenal sebagai dewi musim semi atau dewi kesuburan dan perpanjangan hidup. Bagi orang di belahan bumi bagian utara, musim semi diartikan sebagai musim yang memperlihatkan kembali kehidupan. Pohon yang selama musim gugur dan musin dingin rontok dan gundul, sekarang sudah mulai bertunas. Bunga-bunga pun mulai bermekaran, binatang-binatang keluar dari tempat perlindungannya. Dengan kata lain, kehidupan dimulai kembali.

Perayaan Paskah mulai diambil alih oleh para misionaris Kristen pada abad kedua untuk menyebarkan agama Kristen agar diterima oleh penduduk lokal. Mereka mulai menggunakan adat istiadat penduduk setempat yaitu dengan mentransformasikan perayaan Paskah ini agar selaras dengan doktrin kekristenan. Maka dari itu lambat laun,perayaan Dewi Eostre mulai banyak diadopsi oleh gereja-gereja di Eropa Utara. Itulah sebabnya Paskah disebut dengan Easter, kebangkitan Yesus Kristus.

Mengapa Telur dan Kelinci?
Telur diartikan sebagai lambang cikal bakal kehidupan. Telur Paskah banyak dihias dengan menggunakan warna merah dan hijau. Merah sebagai lambang terhadap darah Kristus sedangkan warna hijau sebagai lambang tunas-tunas baru yang mulai tumbuh di permulaan musim semi.

Sedangkan kelinci dilambangkan sebagai lambang kesuburan karena kelinci merupakan salah satu binatang yang cepat berkembang biak dan memiliki banyak anak. Oleh karena itu kelinci digunakan sebagai simbol kehidupan yang melimpah di musim semi. Kelinci sendiri sebenarnya tidak memiliki makna religius tetapi tokoh kelinci cukup populer layaknya Sinterklas. Kelinci digambarkan membawa hadiah, telur dan permen yang dibagikan kepada anak-anak.

Lambang telur dan kelinci ini pun diambil alih dan dijadikan sebagai lambang bahwa Kristus telah bangkit dan hidup di mulai lagi secara baru agar menjadi hidup yang berlimpah. Itulah sebabnya Paskah sangat identik dengan telur dan kelinci. Kelinci sebagai simbol kesuburan dan kehidupan yang baru dalam Kristus dan telur sebagai simbol kebangkitan dan kelahiran. dari perayaan Paskah di setiap gereja.

Selamat Paskah! (SM)
MORE ARTICLES
Si Kecil Pemalu
Jika si Kecil Ngemil
Mengatasi Kecemasan Si Kecil
Jalan-Jalan : Museum Tekstil
Dibutuhkan Ahli Matematika 10 Tahun ke Depan

0 Comments

Leave your comments by :

Sign up for daily tips and ideas that will enrich your child's education.


JOBS TODAY

Teacher, Assistant Teacher & Mandarin Teacher

Blossoms A Montessori Creative Kindergarten

Preschool Teacher & Assistant Teacher

Discovery Zone Preschool - Muara Karang

Preschool teacher

Play Dough Preschool

Math Teacher, Homeroom Teacher, Assistant Teacher

Harvest Christian School

Receptionist & Administration Staff

Kids World Educational Centre

TESTIMONIALS

Ilham Ramanda

"Personaly i know this person who develop sekolah123.com. he is hard worker and the one who you can trust to."

Atik Nur Hasanah Rahmawati

"Congratulation for creating this wonderful website,, I am sure that it will be very useful for us in teaching and learning field,,, Good wishes for the next development ,,May God bless us,,,"