Kurikulum Baru, IPA & IPS Dihapus

Dua pelajaran yang menjadi momok siswa SD, yakni Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), sebentar lagi tinggal kenangan. Dalam Kurikulum baru yang akan diberlakukan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) di tahun ajaran 2013/2014, dua mata pelajaran itu akan dihapus atau digabung dengan pelajaran lain. Hal ini disampaikan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Kabalitbang) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Khairil Anwar di Gedung Kemdikbud, Jakarta, Kamis (27/9).

Ia mengatakan, dari hasil diskusi yang berkembang di kementerian maka pelajaran di sekolah tingkat dasar akan lebih ditekankan kepada bagaimana membentuk anak yang disiplin, jujur dan bersih. Perubahan ini, kata Khairil, terkait dengan revisi kurikulum pendidikan nasional yang sudah tidak mengikuti perkembangan zaman. Penghapusan kedua mata pelajaran ini juga sebagai akibat pengurangan jam belajar.

Mata pelajaran yang nantinya diberikan kepada siswa SD adalah Pelajaran Agama, Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), Pancasila, Bahasa Indonesia dan Matematika dasar saja. Penyederhanaan mata pelajaran ini tetap disesuaikan dengan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar (SKKD). "Jadi misalkan penilaian di pelajaran Agama. Tidak hanya praktek shalat saja yang dinilai namun dinilai juga apakah dia suka menjahili teman atau apakah dia suka mencuri," jelas Khairil.

2013, Kurikulum Baru Perkuat Karakter Siswa
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) akan memberlakukan kurikulum baru di tahun ajaran 2013-2014. Dengan kurikulum baru itu, nantinya model pembelajaran di sekolah akan lebih mengarah ke pembangunan karakter. "Model sekolah di SD akan lebih banyak bermain, membangun karakter. Sekarang kan anak-anak diberi pelajaran yang berat-berat," ungkap Wakil Menteri Pendidikan Kemdikbud Musliar Kasim saat menggelar konferensi pers Gerakan Nasional Pembangunan Karakter Bangsa Melalui Kebudayaan di Gedung Kemdibud Jakarta, Kamis (27/9).

Tokoh-tokoh pendidikan yang diajak membuat kurikulum di antaranya adalah Rektor Universitas Paramadina Anies Basweda. Perubahan kurikulum ini merupakan program besar dari Kemdikbud yang dimulai sejak tahun 2010. Musliar mengungkapkan, pelajaran siswa nantinya akan lebih ditekankan pada kontain. Cara pembelajarannya pun nanti bersifat lebih tematik. "Nanti akan lebih tematik. Katakanlah pada saat mengamati hujan, di sana bisa belajar limu pengetahuan tapi juga agama. Metode seperti ini tidak memberatkan siswa," jelasnya.

Pendidikan pembangunan karakter ini ke depan akan lebih banyak dipelajari siswa di tingkat SD. "Pendidikan karakter akan lebih banyak di SD, semakin naik pelajaran pendidikan karakter berkurang dan diganti dengan pelajaran keilmuan," ungkap Musliar. (SM)

Sumber : www.radarsorong.com
MORE ARTICLES
Si Kecil Pemalu
Jika si Kecil Ngemil
Mengatasi Kecemasan Si Kecil
Jalan-Jalan : Museum Tekstil
Dibutuhkan Ahli Matematika 10 Tahun ke Depan

0 Comments

Leave your comments by :

Sign up for daily tips and ideas that will enrich your child's education.


JOBS TODAY

Teacher, Assistant Teacher & Mandarin Teacher

Blossoms A Montessori Creative Kindergarten

Preschool Teacher & Assistant Teacher

Discovery Zone Preschool - Muara Karang

Preschool teacher

Play Dough Preschool

Math Teacher, Homeroom Teacher, Assistant Teacher

Harvest Christian School

Receptionist & Administration Staff

Kids World Educational Centre

TESTIMONIALS

Ilham Ramanda

"Personaly i know this person who develop sekolah123.com. he is hard worker and the one who you can trust to."

Atik Nur Hasanah Rahmawati

"Congratulation for creating this wonderful website,, I am sure that it will be very useful for us in teaching and learning field,,, Good wishes for the next development ,,May God bless us,,,"